Ada kesalahan di dalam gadget ini
I was looking at my dream that is being deemed far away And I was standing blankly I don’t have anything left any more,I thought about giving up everything, but I am standing up again,even today step by step I step forward carefully,My heart is full of fears but it’s an excitement I’m embracing I am staggering and shaking But, I step forward towards the dream that I am going to meet some day

Senin, 14 Juni 2010

MYSTIC AND MYSTERIOUS PLACES PART 3




THEOTIHUACAN:

Theotihuacan merupakan kota kuno yang hilang atau sering disebut juga jalan kematian.
Teotihuacan terletak di lembah Mexico, Mexico, dan melingkupi beberapa struktur piramida yang didirikan pada zaman pra-Colombus. Selain terdapat banyak bangunan piramida, situs Teotihuacan juga dahulu merupakan kompleks permukiman besar. Di situs ini juga ditemukan makam dengan lukisan-lukisan yang indah.
Teatihuacan
"Teotihuacan" diambil dari bahasa Aztec Nahuatl, berarti tempat kelahiran dewa. Menurut lagenda orang Aztec, di sinilah para dewa berkumpul untuk merancang penciptaan kehidupan.

Diketahui dari teks di situs Maya, yang menunjukkan pemimpin Teotihuacan mengembara dan menundukan penguasa setempat sampai sejauh Honduras. Dari inskrpsi hieroglif Maya, disebutkan Burung Hantu Pelempar Lembing, kemungkinannya merupakan Maharaja Teotihuacan, yang memerintah lebih dari 60 tahun dan meletakkan saudaranya sebagai raja kerajaan Tikal dan Uaxactun di Guatemala.

namun seperti biasa,kota kuno ini sampai sekarang masih menuai banyak teka-teki juga kontroversi.








LEMBAH KEMATIAN DI PEGUNUNGAN KUNLUN:

Orang dilarang memasuki pengunungan Kunlun. Lembah itu dijuluki Lembah Kematian. Disebut demukian karena di sana ditemukan sisa sisa bulu, tulang , kerangka serigala, beruang, dan para pemburu dan beberapa tersebar di sekitar makam. Suasananya menjadi sangat mengerikan dan mencekam. Entah apa yang terjadi di sini.

Inilah sebuah kisah nyata yang disampaikan oleh tim geologi dari Cina yang merekam sebuah peristiwa mengerikan. Kisah itu terjadi pada 1983 tentang sekelompok kuda yang lapar merumput di rumput dan tiba-tiba menghilang secara aneh di lembah kematian itu. Seorang gembala pergi ke daerah dilarang "The Gates of Hell" untuk mencari kudanya, tapi dia berhari hari tak kembali, sementara kudanya muncul di kaki pegunungan Kunlun tanpa tuannya.

Beberapa hari kemudian si pemburu ditemukan tewas mengenaskan. Pakaiannya sobek sobek, tubuhnya pun tak utuh lagi, nyaris tak berkaki, matanya melotot seolah melihat sesuatu yang mengerikan. Ia juga ditemukan dalam keadaan menggenggam erat senapannya, menunjukkan ia tengah memperjuangkan hidupnya sampai saat saat terakhir.

Tapi yang paling ajaib adalah, di sekujur tubuhnya tidak dijumpai sedikitpun luka ataupun tanda bahwa dia telah diserang. Ini sungguh aneh..apa yang terjadi??

(sumber :http://kask.us/3696064)







"Moguicheng" atau Kota Iblis

Moguicheng terletak di Xinjiang, Cina. Di sana ada semacam benteng atau castle. Nah bila kita melintasi gurun menuju kastil, angin sepoi sepoi berhembus diiringi bunyi-bunyian seperti suara music yang datang dari kejauhan.

Bunyi-bunyian bernada ini bukan seperti suara desiran angin yang kadang bersuit-suit, tapi memiliki nada seperti sebuah lagu. Orang orang yang melintasi gurun ini sepakat seolah mendengar nada dari kejauahan. Melodi itu seperti tercipta dari getaran 10 juta bel, tapi kadang-kadang orang dapat merasakan musik seperti menjentikkan lembut dari 10 juta gitar 'string.

Namun, ketika badai datang, pasir- pasir yang diterbangkan oleh angin kencang, langit gelap gulita, situasi tiba-tiba berubah seperti neraka. Musik-musik indah berganti dengan suara suara aneh yang mengerikan.

Mirip suara gemuruh dari harimau, terompet dari gajah, dan suara oleh babi yang sedang disembelih, bayi menangis, teriakan dari para wanita yang akan mati. Suara-suara mengerikan ini terus menerus secara bergantian sehingga membuaty suasana makin mencekam.

Badai kemudian berputar-putar agresif dengan diserta gelegar di langit disertai suara menggeram ketakutan serigala di malam hari berawan. Entah bagaimana perasaan orang-orang yang membangun kota ini dulunya, dari manakah suara suara itu berasal belum ada yang bisa menjelaskan.

(sumber :http://kask.us/3696064)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar